BIAKHonaipapua.com, –Kepulan asap tebal dan kobaran api sempat membuat situasi di areal PT Wapoga Mutiara Industri (WMI), Distrik Yendidori, Kabupaten Biak Numfor, Papua, mencekam. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan tersebut pada Selasa (1/9/2026) siang.
Tim gabungan Polres Biak Numfor dan Polsek Yendidori bergerak cepat setelah menerima laporan adanya titik api di sekitar areal perusahaan. Satu unit kendaraan taktis Water Cannon dikerahkan untuk mempercepat proses pemadaman.
Kapolsek Yendidori, IPTU Lababa, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 12.40 WIT. Informasi tersebut disampaikan petugas keamanan PT WMI yang melihat kepulan asap tebal diduga berasal dari titik api di sekitar kawasan perusahaan.
“Setelah menerima informasi tersebut, kami langsung berkoordinasi dengan Polres Biak Numfor untuk melakukan penanganan di lokasi,” kata IPTU Lababa saat dikonfirmasi, Selasa sore.
Sekitar pukul 13.40 WIT, Kabag Ops Polres Biak Numfor AKP Enceng Kurniadi, S.H., bersama Kasat Samapta AKP Kartiko dan personel pengawak Water Cannon tiba di lokasi.
Lima menit kemudian, tepatnya pukul 13.45 WIT, tim gabungan langsung melakukan pemadaman.
Proses pemadaman tidak berlangsung mudah. Kondisi lahan yang kering akibat kemarau ditambah hembusan angin membuat api cukup sulit dikendalikan. Petugas pun harus bekerja intensif untuk mencegah kobaran api meluas ke area lainnya.
Setelah berjibaku selama hampir tiga jam, upaya petugas akhirnya membuahkan hasil. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 16.30 WIT.
“Alhamdulillah, pada pukul 16.30 WIT api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Setelah dipastikan aman, seluruh personel kembali ke Mako Polres untuk melaksanakan siaga,” jelas IPTU Lababa.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Polisi juga memastikan tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Warga Diminta Waspada
Polres Biak Numfor mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh potensi kebakaran lahan selama musim kemarau. Kondisi vegetasi dan lahan yang kering dapat membuat api dengan cepat membesar dan merambat apabila tidak segera ditangani.
Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, termasuk aktivitas yang berpotensi memicu munculnya titik api.
Polisi mengimbau warga yang menemukan kepulan asap atau titik api untuk segera melaporkannya kepada pihak kepolisian maupun aparat distrik terdekat.
Langkah cepat masyarakat dinilai penting untuk mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar terhadap lingkungan maupun aktivitas warga. (Claus)



