Wakapolda PBD Bawa Pesan Strategis di Papeda Summit 2026: Ekonomi Tumbuh, Alam Tetap Terjaga

Bagikan berita ini

SORONG,Honaipapua.com, –Papeda Summit (Papua Action for Development, Economy and Sustainable Nature) 2026 resmi dibuka di Gedung Ec Lambert Jitmau, Papua Barat Daya, Rabu (2/9/2026).

Forum yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIT tersebut menjadi momentum strategis untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam membahas arah pembangunan, penguatan ekonomi daerah, serta pengelolaan sumber daya alam yang tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan

.

Kasubid Pid Polda Papua Barat Daya Kompol Jenny S.A. Hengkelare mengatakan, pelaksanaan Papeda Summit 2026 menjadi ruang penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pembangunan Papua Barat Daya yang maju dan berkelanjutan.

Dalam pembukaan tersebut, Wakapolda Papua Barat Daya Kombes Pol. Fernando Sanches Napitupulu, S.I.K., hadir mewakili Kapolda Papua Barat Daya.

Kehadiran Wakapolda sekaligus menunjukkan dukungan Polda Papua Barat Daya terhadap forum yang membahas berbagai isu strategis terkait pembangunan, pertumbuhan ekonomi, pengelolaan sumber daya alam, hingga keberlanjutan lingkungan di Papua Barat Daya.

Pembukaan Papeda Summit 2026 dipimpin Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Papua Barat Daya Julian Kelly Kambu, S.T., M.Si., selaku Ketua Panitia.

Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua Barat Daya turut hadir. Di antaranya Gubernur Papua Barat Daya, Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ketua MRP Papua Barat Daya, Wakapolda Papua Barat Daya, Dankodaeral XIV, Danpasmar 3, Pangkoarmada III, Dandrem 181/PVT, Kabinda Papua Barat Daya, serta jajaran pimpinan daerah lainnya.

Dari unsur legislatif, Ketua DPR Papua Barat Daya yang diwakili Ketua II DPR Papua Barat Daya Fredrik Frans Marlisa serta Wakil Wali Kota Sorong Ansar Karim, A.Md., juga menghadiri kegiatan tersebut.

Papeda Summit 2026 turut dihadiri sejumlah tokoh, perwakilan pemerintah pusat dan anggota DPR RI, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, anggota DPR RI H. Felex Wanggai, Eko Patrio, Desi Ratnasari, serta Siti Rahmawati KDI.

Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan Papua Barat Daya membutuhkan kolaborasi lintas sektor, baik pemerintah daerah, pemerintah pusat, legislatif, aparat keamanan maupun pemangku kepentingan lainnya.

Polisi Turunkan Personel Gabungan

Untuk memastikan seluruh rangkaian Papeda Summit 2026 berlangsung aman dan lancar, Polda Papua Barat Daya bersama Polresta Sorong Kota menerjunkan personel gabungan untuk melakukan pengamanan.

Personel ditempatkan di sejumlah titik yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan, termasuk di sekitar lokasi utama pelaksanaan acara.

Pengamanan dilakukan melalui penjagaan, pengaturan situasi, serta koordinasi antarpersonel guna memastikan peserta dan tamu undangan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan aman dan tertib.

Kompol Jenny mengatakan, pengamanan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh peserta maupun tamu undangan yang hadir dalam Papeda Summit 2026.

Polda Papua Barat Daya bersama Polresta Sorong Kota juga mengedepankan koordinasi dan sinergi selama pelaksanaan pengamanan agar seluruh agenda kegiatan dapat berjalan sesuai rencana.

Hingga rangkaian pembukaan berakhir, situasi terpantau aman, tertib dan terkendali. Pengamanan personel gabungan turut mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan.

Papeda Summit 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai forum pertukaran gagasan, tetapi mampu menghasilkan langkah konkret dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjaga kelestarian alam Papua Barat Daya.

Dengan kekayaan sumber daya alam yang dimiliki, pembangunan Papua Barat Daya dituntut tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan manfaat pembangunan dirasakan masyarakat serta keberlanjutan lingkungan tetap menjadi bagian utama dari setiap kebijakan pembangunan. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Ke atas