Barisan Merah Putih Tambrauw Gelar Sosialisasi Bela Negara, Tanamkan Semangat Nasionalisme bagi Generasi Muda

Bagikan berita ini

Tambrauw,Honaipapua.com, –Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Barisan Merah Putih (BMP) Kabupaten Tambrauw menggelar kegiatan Sosialisasi Bela Negara bagi pemuda dan pemudi di Gedung Arauna, Distrik Sausapor, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.05 hingga 12.20 WIT tersebut diikuti sekitar 50 peserta dari kalangan pemuda, tokoh masyarakat, dan pengurus organisasi kemasyarakatan. Sosialisasi ini bertujuan untuk mendorong eksistensi BMP sekaligus menjalankan fungsi organisasi dalam menanamkan jiwa nasionalisme dan semangat cinta tanah air kepada generasi muda.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPC BMP Kabupaten Tambrauw, Pilemon Yesnath, yang juga bertindak sebagai narasumber, Kapolsek Sausapor Ipda Dadang, SH., MH., Kabid Kesehatan dan Pelayanan Masyarakat BMP Tambrauw Yuno Dawan, Kabid Pemberdayaan Perempuan BMP Tambrauw Yulia Soplera, serta sejumlah tokoh pemuda.

Dalam sambutannya, Ketua DPC BMP Tambrauw, Pilemon Yesnath, menegaskan bahwa bela negara bukan hanya menjadi tugas aparat TNI dan Polri, melainkan merupakan hak dan kewajiban seluruh warga negara Indonesia.

“Nilai-nilai bela negara dapat diwujudkan melalui rasa cinta tanah air, menjaga persatuan dan kesatuan, menaati peraturan, menghargai keberagaman, serta berperan aktif dalam pembangunan bangsa,” ujar Pilemon.

Ia berharap melalui kegiatan tersebut para peserta dapat semakin memahami pentingnya memperkuat wawasan kebangsaan dan meningkatkan kepedulian terhadap berbagai tantangan yang berpotensi mengganggu persatuan bangsa.
Pilemon juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kerukunan serta menolak berbagai bentuk provokasi, penyebaran hoaks, dan ujaran kebencian yang dapat memecah belah persatuan.

Sementara itu, Kapolsek Sausapor, Ipda Dadang, SH., MH., dalam materinya menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran strategis sebagai penerus bangsa sehingga diharapkan mampu menjadi teladan dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, agama, ras, dan budaya.

“Pemuda dan pemudi harus mampu menolak segala bentuk radikalisme, intoleransi, dan separatisme yang dapat mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya. Menurutnya, generasi muda harus menjadi pelopor dalam menangkal berita bohong (hoaks), ujaran kebencian, serta berbagai bentuk provokasi.

Selain itu, Ipda Dadang mengajak generasi muda untuk menjauhi penyalahgunaan minuman keras, narkotika, perjudian, perkelahian, serta berbagai tindakan melanggar hukum lainnya yang dapat merusak masa depan dan mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh adat, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan dalam menanamkan nilai-nilai bela negara serta membangun karakter generasi muda yang berintegritas dan cinta tanah air,” katanya.

Kegiatan yang diisi dengan sesi tanya jawab dan foto bersama tersebut berakhir pada pukul 12.20 WIT. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan semangat nasionalisme dan kesadaran bela negara di kalangan pemuda Kabupaten Tambrauw semakin meningkat sehingga mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan, keamanan, dan keutuhan NKRI. (pic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Ke atas