Antrean BBM Mengular, Polres Biak Perketat Pengawasan: Pengisian Berulang Jadi Sorotan

Bagikan berita ini

BIAK,HonaiPapua.com, —Antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Biak dalam beberapa hari terakhir mendapat perhatian serius dari Kepolisian Resor (Polres) Biak Numfor.

Untuk memastikan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi tepat sasaran sekaligus mencegah penyalahgunaan, jajaran Satreskrim Polres Biak Numfor turun langsung melakukan monitoring dan penertiban di sejumlah SPBU.

Pengawasan tersebut dipimpin Kasat Reskrim Polres Biak Numfor, Iptu Daniel Rumpaidus, S.H., M.H., bersama Tim Opsnal Satreskrim di SPBU Ridge, Distrik Samofa, Rabu (16/9/2026).

Iptu Daniel menegaskan, langkah tersebut dilakukan sebagai respons terhadap keluhan masyarakat yang harus menghabiskan waktu berjam-jam dalam antrean untuk mendapatkan BBM bersubsidi.

«“Kami melakukan monitoring ini untuk kepentingan masyarakat. Kami ingin memastikan distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran dan tidak ada penyalahgunaan,” tegasnya di lokasi.»

Dalam pelaksanaannya, personel kepolisian melakukan pengawasan secara terbuka maupun tertutup. Petugas mengatur kendaraan di area SPBU, memantau aktivitas pengisian, hingga memeriksa kendaraan yang diduga melakukan pengisian BBM secara berulang.

Tidak hanya itu, polisi juga memberikan edukasi kepada operator SPBU agar proses pendistribusian BBM bersubsidi berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pengecekan terhadap tera atau takaran BBM turut dilakukan guna memastikan volume BBM yang diterima masyarakat sesuai standar.

Langkah tersebut menjadi perhatian penting di tengah keluhan warga terkait panjangnya antrean BBM. Polisi berupaya memastikan persoalan distribusi tidak semakin membebani masyarakat, khususnya ketika kondisi cuaca ekstrem melanda wilayah Biak.

“Puji Tuhan, semua berjalan dengan baik dan kondusif. Saat ini sudah tidak ada lagi antrean panjang yang mengular seperti kemarin. Sangat disayangkan jika di tengah cuaca ekstrem seperti ini masyarakat masih harus antre berjam-jam,” ujar Iptu Daniel.

Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan arus kendaraan di SPBU Ridge maupun sejumlah SPBU lainnya di wilayah Kota Biak mulai berjalan lebih tertib. Distribusi BBM bersubsidi yang sebelumnya sempat tersendat juga berangsur normal.

Namun, Polres Biak Numfor memastikan pengawasan tidak berhenti pada kegiatan hari ini. Monitoring dan penertiban akan dilakukan secara berkala, khususnya pada jam-jam yang dinilai rawan terjadi penumpukan kendaraan.

Iptu Daniel juga mengingatkan bahwa persoalan distribusi BBM bersubsidi tidak dapat dibebankan hanya kepada kepolisian.

“Ini bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab kita bersama. Peran serta masyarakat di lapangan sangat penting,” tegasnya.

Polres Biak Numfor mengimbau masyarakat maupun pelaku usaha agar tidak melakukan penimbunan, pengisian berulang yang tidak sesuai ketentuan, ataupun bentuk penyalahgunaan BBM bersubsidi lainnya.

Kepolisian menegaskan akan mengambil tindakan sesuai ketentuan hukum apabila ditemukan pelanggaran dalam distribusi maupun pemanfaatan BBM bersubsidi.

Langkah pengawasan ini diharapkan tidak sekadar meredam antrean, tetapi juga memastikan BBM bersubsidi benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak, tanpa praktik penyalahgunaan yang dapat memicu kelangkaan di lapangan. (Claus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Ke atas