Hari Demokrasi Sedunia, BMP Tambrauw Ajak Pemuda Bikar Kawal Program Pemerintah

Bagikan berita ini

TAMBRAUW,Honaipapua.com, –Momentum Hari Demokrasi Sedunia dimanfaatkan Barisan Muda Papua (BMP) Tambrauw untuk mengajak kalangan pemuda dan pelajar di Distrik Bikar, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya, memahami sekaligus ikut mengawal berbagai program pemerintah yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.

Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan Sosialisasi dan Diskusi Kebangsaan yang digelar di Distrik Bikar, Selasa (15/9/2026). Kegiatan dipimpin Kabid Pemuda dan Olahraga BMP Tambrauw, Marthen Leonard Mambrasar, dan berlangsung aman serta tertib.

Kegiatan turut dihadiri Rini Paraibabo selaku anggota Bidang Pemberdayaan Perempuan BMP Tambrauw, Aser Mambrasar dari bidang Pembinaan Mental, serta para pemuda dan pelajar Distrik Bikar.

Dalam pemaparannya, Marthen Mambrasar menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam memahami arah pembangunan pemerintah. Menurutnya, pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus mampu menjadi bagian dari proses pembangunan dan menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat.

Sejumlah program pemerintah menjadi bahan sosialisasi, di antaranya Program Strategis Nasional (PSN), Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), serta Sekolah Rakyat.

Marthen menjelaskan, PSN diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, penguatan perekonomian, pembukaan peluang usaha hingga penciptaan lapangan pekerjaan, termasuk bagi masyarakat di wilayah pelosok seperti Kabupaten Tambrauw.

“Program-program pemerintah harus dipahami dengan baik oleh masyarakat, khususnya generasi muda, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman dalam melihat tujuan dan manfaat pembangunan,” menjadi pokok pesan dalam sosialisasi tersebut.

Selain PSN, program MBG juga mendapat perhatian. Program tersebut dinilai sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap peningkatan gizi dan kesehatan anak, sekaligus mendukung tumbuh kembang serta konsentrasi pelajar dalam mengikuti proses pendidikan.

Sementara program KDMP diarahkan untuk memperkuat potensi ekonomi masyarakat di tingkat kampung. Kehadiran koperasi diharapkan dapat mendorong kemandirian masyarakat sekaligus menggerakkan perputaran ekonomi lokal.

Adapun Program Sekolah Rakyat dipaparkan sebagai salah satu upaya memperluas akses pendidikan, terutama bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.

“Para pemuda diharapkan memahami tujuan program-program tersebut dan ikut menyampaikan informasi yang positif kepada masyarakat lainnya,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Usai pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Forum tersebut menjadi ruang bagi para pemuda dan pelajar untuk menyampaikan pandangan, pertanyaan serta merespons berbagai program pemerintah yang tengah berjalan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan makan siang bersama. Setelah itu, panitia membagikan bantuan uang untuk kebutuhan sembako kepada masyarakat yang hadir.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 11.35 WIT dalam suasana aman, tertib dan penuh kebersamaan.

Melalui momentum Hari Demokrasi Sedunia, BMP Tambrauw mendorong agar demokrasi tidak berhenti pada pemahaman mengenai hak dan kewajiban, tetapi diwujudkan melalui partisipasi nyata generasi muda dalam pembangunan, pengawasan sosial, serta penyebaran informasi yang konstruktif di tengah masyarakat. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Ke atas