Menjelang Kunker Wapres, Kapolda dan Muspida Plus Gelar Rakor Pengamanan di Sorong

Bagikan berita ini

SORONG,Honaipapua.com, -Menjelang kunjungan kerja Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, jajaran pimpinan daerah bersama unsur keamanan menggelar rapat koordinasi (rakor) guna memastikan kesiapan pengamanan di wilayah Kota Sorong dan Kabupaten Raja Ampat, Senin (20/4/2026).

Rakor yang berlangsung di Kantor Gubernur Papua Barat Daya itu dipimpin oleh Kapolda Papua Barat Daya, Brigjen Pol Gatot Haribowo, didampingi Wakapolda Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa. Pertemuan turut dihadiri unsur pemerintah daerah, pimpinan TNI AD dan TNI AL, Tim Sekretariat Wakil Presiden, serta Paspampres.

Rakor tersebut membahas secara rinci aspek teknis dan strategis pengamanan kunjungan kenegaraan yang dijadwalkan berlangsung pada 21–22 April 2026. Keterlibatan lintas institusi ini menandai penguatan koordinasi dalam menjaga stabilitas wilayah selama agenda berlangsung.

Fokus utama pembahasan mencakup pengamanan wilayah, kesiapan protokoler, serta mobilisasi rombongan Wakil Presiden di sejumlah titik krusial. Skema pengamanan disusun secara berlapis, mulai dari area bandara, jalur pergerakan, hingga lokasi kegiatan.

Wakapolda Papua Barat Daya, Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa menegaskan kesiapan penuh aparat dalam mengawal kunjungan tersebut.

“Sinergi lintas sektoral menjadi kunci. Kami memastikan aspek pengamanan, protokol, hingga teknis mobilisasi rombongan di lapangan telah terencana dengan matang demi kelancaran kunjungan kenegaraan ini,” ujarnya.

Ia juga memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dalam keadaan kondusif.

“Situasi kamtibmas sejauh ini aman dan kami siap menyambut kedatangan Bapak Wakil Presiden di Kota Sorong dan Kabupaten Raja Ampat,” tambahnya.

Menurutnya, seluruh personel yang terlibat telah menerima arahan sesuai prosedur standar operasional untuk menjamin pengamanan berjalan optimal.

Kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Sorong dan Raja Ampat tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memuat agenda strategis pemerintah pusat di kawasan timur Indonesia.

Berdasarkan rencana kunjungan, Wapres dijadwalkan tiba di Sorong pada 21 April 2026 sekitar pukul 18.00 WIT menggunakan pesawat khusus. Penyambutan dilakukan secara terbatas, dilanjutkan dengan pertemuan tertutup bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, dan organisasi kepemudaan.

Pada hari berikutnya, agenda dilanjutkan dengan kunjungan ke Pasar Ikan Jembatan Puri, peninjauan layanan kesehatan di RS John Piet Wanane, hingga perjalanan ke Raja Ampat.

Di wilayah tersebut, Wakil Presiden akan meninjau sejumlah program prioritas, seperti program makan bergizi gratis, pendidikan gratis, serta fasilitas layanan kesehatan di RSUD Raja Ampat. Selain itu, pengembangan Koperasi Merah Putih di sektor kampung nelayan juga menjadi perhatian.

Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana. Ia menyoroti integrasi antara aspek pengamanan, keprotokolan, dan kesiapan teknis sebagai faktor utama keberhasilan kunjungan kenegaraan.

Dengan konsolidasi aparat keamanan dan pemangku kepentingan yang semakin solid, pengamanan kunjungan Wapres di Sorong dan Raja Ampat diproyeksikan berlangsung ketat dan terukur. Stabilitas wilayah menjadi prioritas utama, seiring pelaksanaan agenda strategis pemerintah di kawasan timur Indonesia yang terus menjadi perhatian nasional. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Ke atas