SUKABUMI,Honaipapua.com, -Dedikasi dan rasa kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh para calon perwira Polri. Sebanyak delapan siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan ke-55 Tahun Anggaran 2026 dari Resimen Desaka Dhira Pradhipa asal pengiriman Polda Papua Barat Daya menggelar aksi kemanusiaan bertajuk Bakti Sosial Nusantara di Panti Asuhan Muslimin, Kota Sukabumi, Minggu (15/3/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 13.30 WIB tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kedatangan para siswa SIP disambut langsung oleh Ketua Yayasan Panti Asuhan Muslimin, H. Dudung Jarkasih, bersama para pengurus dan anak-anak panti.
Dalam kegiatan tersebut, para calon perwira Polri menyalurkan bantuan berupa paket sembako guna membantu memenuhi kebutuhan pangan dan logistik harian para penghuni panti asuhan.
Salah satu perwakilan siswa SIP menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bagian dari proses pembelajaran selama mengikuti pendidikan perwira di lingkungan Polri.
“Bakti sosial ini merupakan wujud nyata dari pembelajaran kami. Bukan hanya tentang materi yang dibagikan, tetapi bagaimana kami mengasah kepekaan sosial dan jiwa kemanusiaan sebelum nantinya mengabdi sepenuhnya kepada masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan berbagi ini juga menjadi bagian dari pembentukan karakter para calon perwira Polri agar memiliki kepedulian sosial yang tinggi serta mampu membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa SIP diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan profesional dalam menjalankan tugas kepolisian, tetapi juga menumbuhkan empati, kepedulian, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.
Selain membantu meringankan kebutuhan operasional panti asuhan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak panti serta mempererat kedekatan antara Polri dan masyarakat.
Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti bahwa calon perwira Polri tidak hanya dipersiapkan secara akademis dan profesional, tetapi juga dibentuk memiliki karakter humanis, sehingga kelak mampu menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan penuh kepedulian. (**)
