TAMBRAUW,Honaipapua.com, —Kepedulian terhadap dunia pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda terus digelorakan di Kabupaten Tambrauw. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) BMP Kabupaten Tambrauw menggandeng Yon TP 911/BW menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan sekaligus membagikan 300 paket alat tulis kantor (ATK) kepada para pelajar di Distrik Sausapor.

Kegiatan tersebut berlangsung di SD Inpres 9 Sausapor, Distrik Sausapor, Kabupaten Tambrauw, Selasa (18/8/2026). Ratusan pelajar mengikuti kegiatan dengan penuh antusias dan tertib.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua DPC BMP Tambrauw Pilemon Yesnath, Pasiintel Yon TP 911/BW Letda Awal selaku narasumber, Ketua Lembaga Adat Perempuan Papua Tambrauw Yulia Soplera, Yuno Dawan yang mewakili Ketua Lembaga Masyarakat Adat Abun, Kepala SD Inpres 9 Sausapor Flora Rumsowek, S.Pd., jajaran guru serta para pelajar.
Ketua DPC BMP Tambrauw, Pilemon Yesnath, dalam sambutannya mengajak para pelajar untuk terus belajar, menjaga persatuan serta menjauhi berbagai bentuk pergaulan yang dapat merusak masa depan.
“Adik-adik adalah generasi penerus bangsa dan masa depan Papua. Teruslah belajar, jangan mudah menyerah dalam mengejar cita-cita. Tanamkan rasa cinta tanah air, persatuan dan toleransi serta semangat untuk membangun daerah,” pesannya.
Ia juga mendorong para pelajar agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, berprestasi dan mampu memberikan kontribusi positif bagi Kabupaten Tambrauw.
Tidak hanya kepada pelajar, Pilemon juga menyampaikan apresiasi kepada para guru yang selama ini menjadi garda terdepan dalam mendidik generasi muda Papua.
Menurutnya, guru tidak hanya berperan memberikan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi penuntun bagi anak-anak dalam meraih masa depan yang lebih baik.
“Di tangan para guru tumbuh harapan dan cita-cita generasi penerus Tambrauw. Semoga para guru senantiasa diberikan kekuatan dan ketulusan dalam menjalankan tugas mulia,” ujarnya.
Sementara itu, sosialisasi wawasan kebangsaan disampaikan oleh personel Yon TP 911/BW, Letda Awal. Materi diberikan dengan pendekatan sederhana agar mudah dipahami para pelajar sekolah dasar.
Dalam sosialisasi tersebut, para pelajar diajak mengenal dan mencintai Tanah Air, memahami makna simbol-simbol negara seperti Merah Putih, Indonesia Raya dan Garuda Pancasila, serta memahami Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Para pelajar juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menghargai perbedaan suku, agama dan budaya yang menjadi kekayaan bangsa Indonesia.
Pesan yang ditekankan adalah agar para siswa mampu menjadi “pahlawan cilik” di lingkungan sekolah dengan cara rajin belajar, menjaga kebersihan, menghormati guru, menyayangi teman serta mengikuti upacara bendera dengan tertib.
Usai sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian 300 paket ATK kepada para pelajar. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan belajar sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian BMP Tambrauw terhadap pendidikan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan mendapat sambutan antusias dari para pelajar maupun pihak sekolah.
BMP Tambrauw menilai pembekalan wawasan kebangsaan sejak usia sekolah merupakan langkah penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki karakter, rasa persatuan, toleransi, cinta Tanah Air dan kepedulian terhadap pembangunan daerah.
Melalui kegiatan tersebut, BMP Tambrauw berharap para pelajar di Kabupaten Tambrauw tidak hanya tumbuh sebagai generasi yang berprestasi secara akademik, tetapi juga menjadi generasi yang berakhlak, mencintai kedamaian serta memiliki semangat menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (***)



