Kabupaten Sorong,Honaipapua.com, –Tahapan seleksi penerimaan Calon Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 di lingkungan Polda Papua Barat Daya terus berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Pada Rabu (17/6/2026), panitia seleksi melaksanakan pemeriksaan Penelusuran Mental Kepribadian (PMK) dan Psikologi Tahap II yang berlangsung di ruang kelas SMA Negeri 2 Kabupaten Sorong.

Sebanyak 49 peserta mengikuti tahapan seleksi tersebut, yang terdiri dari 41 calon Bintara Pria dan 8 calon Bintara Wanita. Kegiatan ini merupakan bagian penting dalam proses penjaringan calon anggota Polri yang memiliki kualitas, integritas, serta kesiapan mental untuk menjalankan tugas kepolisian di masa mendatang.

Dalam pelaksanaannya, peserta dibagi menjadi dua kelompok. Sebanyak 22 peserta mengikuti wawancara Psikologi Tahap II, sementara 27 peserta lainnya menjalani pemeriksaan PMK. Pembagian ini dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian seleksi berjalan tertib, efektif, dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh panitia penerimaan.

Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol. I Dewa Gde Juliana, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Plt. Kabid Humas Polda Papua Barat Daya Kompol Jenny S.A. Hengkelare, menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara transparan, objektif, dan akuntabel dengan mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).
“Polda Papua Barat Daya berkomitmen untuk melaksanakan seluruh proses seleksi secara profesional dan bebas dari praktik-praktik yang dapat mencederai integritas penerimaan anggota Polri. Prinsip BETAH menjadi pedoman utama dalam setiap tahapan seleksi guna menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas dan berintegritas,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Panitia seleksi juga memastikan seluruh peserta mendapatkan kesempatan yang sama dalam mengikuti setiap tahapan sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui proses seleksi yang ketat dan transparan ini, Polda Papua Barat Daya berharap dapat menjaring calon-calon anggota Polri terbaik yang nantinya mampu mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. (***)
