Sidang Pleno XV Dewan Adat Byak Resmi Dibuka, Pemkab Biak Numfor Tekankan Penguatan Budaya dan Persatuan

Bagikan berita ini

Biak,Honaipapua.com, —Pemerintah Kabupaten Biak Numfor secara resmi membuka Sidang Pleno XV Dewan Adat Kankain Karkara Byak (KKB) Supri Manggung Tahun 2026.

Pembukaan sidang dilakukan oleh Asisten I Setda Biak Numfor, Semuel Rumaikeuw, S.H., yang mewakili Bupati Markus Octovianus Mansnembra.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Asisten I, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Ketua Dewan Adat Byak beserta seluruh jajaran pengurus, unsur Forkopimda, pejabat daerah, para Mananwir Mnu, Mananwir Sup, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, hingga seluruh pemangku kepentingan adat suku Byak yang hadir dalam sidang pleno tersebut.

Bupati menegaskan bahwa Dewan Adat Byak memiliki posisi strategis sebagai lembaga adat tertinggi dalam menjaga eksistensi budaya, adat istiadat, serta hukum adat yang diwariskan secara turun-temurun oleh leluhur masyarakat Byak.

“Dewan Adat Byak sebagai wadah tertinggi masyarakat adat memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai budaya dan adat istiadat yang diwariskan secara turun-temurun,” ujar Bupati melalui sambutan tertulis yang dibacakan Asisten I.
Ia juga menyoroti identitas masyarakat Byak sebagai suku pelaut yang tangguh dan kaya akan budaya lokal. Menurutnya, nilai-nilai budaya tersebut harus terus dijaga di tengah derasnya arus modernisasi dan perkembangan zaman.

Karena itu, Sidang Pleno XV Dewan Adat KKB Supri Manggung Tahun 2026 diharapkan mampu melahirkan keputusan-keputusan strategis guna memperkuat kelembagaan adat sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat adat di Kabupaten Biak Numfor.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menitipkan tiga pesan penting kepada seluruh peserta sidang pleno.

Pertama, penguatan adat dan budaya agar generasi muda Byak tetap memahami, menjaga, dan mencintai nilai-nilai luhur adat istiadat sehingga tidak tergerus perkembangan zaman.

Kedua, pentingnya sinergi antara lembaga adat dan pemerintah daerah guna mempercepat pembangunan, khususnya di bidang pemberdayaan masyarakat adat, pendidikan, dan kesehatan.

Ketiga, menjaga persatuan dan kedamaian masyarakat adat. Dewan Adat Kankain Karkara Byak diminta terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keharmonisan dan persatuan masyarakat di wilayah Biak Numfor.

“Saya berharap sidang pleno ini berjalan aman, tertib, serta menghasilkan keputusan yang kredibel dan berdampak luas bagi kemajuan masyarakat,” tegasnya.

Mengakhiri sambutan, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan menyatukan komitmen serta tekad dalam membangun Kabupaten Biak Numfor ke arah yang lebih baik.

“Dengan memohon ridho Tuhan Yang Maha Esa, Sidang Pleno Dewan Adat Byak Supri Manggung Tahun 2026 resmi saya buka,” tutupnya. (claus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Ke atas