Korwil Nusa Putra Sukabumi Pertanyakan Kejelasan Struktur HIMASOS Se-Indonesia

Bagikan berita ini

Sorong Selatan,Honaipapua.com, —Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) Nusa Putra Sukabumi Jawa Barat wilayah Papua Barat Daya, Ferry Onim, secara tegas mempertanyakan kejelasan struktur organisasi HIMASOS (Himpunan Mahasiswa Sorong Selatan) Se-Indonesia yang dinilai hingga saat ini tidak memiliki kepengurusan pusat yang definitif.

Menurut Onim, organisasi yang tidak memiliki struktur yang jelas seharusnya tidak mencampuri urusan mahasiswa, khususnya mahasiswa Sorong Selatan yang berada di Kampus Universitas Nusa Putra Sukabumi, Jawa Barat.

“Mana pengurus pusat definitif HIMASOS Se-Indonesia? Kalau organisasi tanpa struktur yang jelas, stop angkat bicara. Jadi selama ini HIMASOS Se-Indonesia ada di mana?” tegas Ferry Onim dalam keterangannya Minggu (3/5/2026).

Ia menegaskan bahwa Korwil Nusa Putra Sukabumi yang dipimpinnya sejak tahun 2019 hingga 2026 memiliki tanggung jawab penuh dalam mengurus mahasiswa Sorong Selatan di kampus tersebut, karena berjalan dengan struktur organisasi yang jelas dan aktif.

“Korwil Nusa Putra Sukabumi yang punya tanggung jawab mengurus mahasiswa Sorong Selatan sejak 2019 sampai 2026. Itu jelas, karena ada struktur dan pengurusnya. Kalau HIMASOS sendiri strukturnya tidak jelas, kenapa mau ikut campur urusan mahasiswa di Sukabumi yang dibawa Korwil?” ujarnya.

Ferry Onim juga meminta agar HIMASOS Se-Indonesia lebih fokus membenahi organisasinya sendiri sebelum memberikan pernyataan kepada publik.

“HIMASOS yang tanpa struktur jelas sebaiknya stop angkat bicara. Urus dulu organisasi HIMASOS yang tidak jelas itu,” tambahnya.

Tak hanya itu, Onim juga menyoroti kunjungan Bupati Sorong Selatan yang dinilai seolah mengikuti arah organisasi yang menurutnya sudah fakum tersebut.

Ia mempertanyakan apakah program beasiswa mahasiswa selama ini benar-benar diurus oleh HIMASOS Se-Indonesia, sehingga Bupati datang tanpa memahami kondisi sebenarnya di lapangan.

“Bupati Sorong Selatan stop datang seakan-akan tidak tahu diri. Apakah program beasiswa ini HIMASOS Se-Indonesia yang urus? Organisasi yang fakum ini kok seolah diarahkan untuk bicara atas nama mahasiswa,” tegasnya.

Onim menilai, selama kurang lebih tujuh tahun HIMASOS Se-Indonesia berjalan tanpa badan pengurus yang jelas dan kini tiba-tiba kembali muncul tanpa penjelasan yang transparan.

“Saya minta tunjukkan siapa ketua definitif HIMASOS Se-Indonesia. Sudah hampir tujuh tahun berjalan tanpa badan pengurus sampai fakum, lalu tiba-tiba muncul. Karena apa?” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa persoalan mahasiswa Sorong Selatan di Universitas Nusa Putra Sukabumi merupakan tanggung jawab pengurus koordinator kampus, bukan organisasi yang dinilai tidak aktif.

“HIMASOS jangan bicara soal tanggung jawab kami. Kami pengurus koordinator kampus di Papua Barat Daya yang tahu suka duka perjuangan mahasiswa di sini. HIMASOS tidak tahu kerja kami, jadi stop pemberitaan yang membohongi publik dan masyarakat,” tutup Ferry Onim. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Ke atas