SORONG,Honaipapua.com, -Proyek pengecoran jalan lingkungan di Jalan Kompleks Sagu, Kelurahan Malanu, Distrik Sorong Utara, diduga kuat tidak dikerjakan sesuai spesifikasi. Warga menilai hasil pekerjaan asal-asalan dan tidak layak, sementara pihak kontraktor pun tidak pernah berkoordinasi dengan Ketua RT maupun kelurahan setempat.

Ketua RT 04/RW 03, Nickson Kabalesi, menyampaikan kekecewaan dan kemarahannya terhadap sikap kontraktor pelaksana yang dinilai tidak profesional.
“Sejak awal tidak ada pemberitahuan sama sekali. Saya tidak pernah bertemu dengan pihak kontraktor. Tiba-tiba saja sudah ada pekerja yang mulai kerja, dan hasilnya pun mengecewakan,” tegas Nickson saat ditemui awak media, Selasa (11/11/2025).
Menurutnya, proyek pengecoran tersebut tidak tuntas dan terputus di tengah jalan sepanjang sekitar 30 meter. Hal ini menimbulkan keresahan masyarakat yang mempertanyakan tanggung jawab pihak pelaksana.
“Dari ujung ke ujung dicor, tapi di tengah malah putus. Ini pekerjaan aneh dan tidak bisa diterima. Kami minta agar segera diselesaikan dengan benar. Jangan biarkan uang rakyat terbuang percuma,” ujarnya keras.
Kondisi di lapangan juga memperlihatkan adanya dua titik yang belum dicor, masing-masing sepanjang 30 meter dan 50 meter. Selain itu, permukaan jalan terlihat tidak rata, dengan tinggi dan lebar yang berbeda-beda, sehingga kuat dugaan pekerjaan tersebut tidak sesuai spesifikasi dan kekurangan volume.
Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya turut menyoroti hal yang sama.
“Pengecorannya tidak merata. Ada bagian yang tinggi, ada yang rendah, bahkan lebarnya tidak sama. Kami curiga proyek ini tidak dikerjakan sesuai aturan,” ucapnya dengan nada kecewa.
Warga pun mendesak agar penegak hukum, terutama unit Tipikor, segera turun tangan untuk melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap proyek tersebut.
“Kalau ada pelanggaran, harus ditindak tegas. Jangan biarkan proyek seperti ini terus berulang dan merugikan masyarakat,” tambah warga tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, panjang ruas jalan lingkungan di Kompleks Sagu sekitar 250 meter, dengan lebar 3 meter dan ketebalan 20 sentimeter. Namun hingga kini, pekerjaan tersebut belum selesai dan meninggalkan banyak pertanyaan di tengah masyarakat. (pic)
