Kabupaten Sorong,Honaipapua.com, -Sebagai bentuk rasa syukur atas kelanjutan kegiatan pengeboran, SKK Migas bersama PT Pertamina EP Papua Field menggelar doa bersama dan upacara adat dalam rangka pengembangan sumur SLW-F2X dan SLW-F3X, Jumat (10/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah perwakilan instansi, di antaranya Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan ESDM Provinsi Papua Barat Daya, Kepala Dinas Pertanahan Kabupaten Sorong, Danramil 1802-04/Seget, Polsek Seget, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Kepala Distrik Salawati Tengah, Plt. Sekda Kabupaten Sorong, serta perwakilan SKK Migas wilayah Papua dan Maluku (Pamalu).

Acara diawali dengan prosesi upacara adat oleh marga Musena selaku pemilik hak ulayat di wilayah pengembangan sumur. Ritual tersebut menjadi simbol ungkapan syukur sekaligus harapan agar seluruh rangkaian kegiatan operasional berjalan lancar.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Field Manager Papua, Ardi, perwakilan SKK Migas Pamalu Donabella Ayatanoi, Kepala Dinas Nakertrans dan ESDM Provinsi Papua Barat Daya Suroso, serta Plt. Sekda Kabupaten Sorong Adi Bremantyo.
Dalam sambutannya, Ardi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan atas dukungan terhadap pengembangan sumur SLW-F2X dan SLW-F3X.
“Dengan pengembangan kedua sumur ini, diharapkan dapat meningkatkan produksi di Papua Field yang saat ini menunjukkan hasil yang baik. Selain itu, tetap mengutamakan aspek HSSE serta membuktikan bahwa struktur lapisan produksi di Papua masih sangat prospektif untuk menghasilkan migas dalam jumlah besar,” ujarnya.
Ia juga berharap, pengembangan tersebut dapat mendorong peningkatan minat investasi di wilayah Papua Barat Daya.
Sementara itu, Donabella Ayatanoi yang mewakili Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Papua dan Maluku menegaskan komitmen SKK Migas dalam mendukung program swasembada energi nasional.
“Kami berharap kolaborasi yang telah terjalin dengan Pertamina EP Papua Field terus diperkuat demi mendukung cita-cita swasembada energi,” ungkapnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Nakertrans dan ESDM Papua Barat Daya, Suroso, menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat lokal dalam kegiatan pengeboran.
“Semoga kegiatan ini membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat, khususnya marga Musena sebagai pemilik hak ulayat, sehingga dapat meningkatkan taraf hidup mereka. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kelancaran operasi,” katanya.
Sambutan ditutup oleh Plt. Sekda Kabupaten Sorong, Adi Bremantyo, yang memberikan apresiasi kepada SKK Migas dan Pertamina EP atas komitmen dalam pengembangan sektor migas di daerah.
“Upaya ini diharapkan mampu menarik lebih banyak investor ke Papua Barat Daya, khususnya Kabupaten Sorong, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan pemukulan tifa sebagai simbol dimulainya operasional kedua sumur pengembangan tersebut.
Melalui pengembangan sumur SLW-F2X dan SLW-F3X, SKK Migas dan Pertamina EP Papua Field menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi. (Zaky Syarafy)
