Cegah Pelajar Terjerat Judi Online dan Penipuan Digital, Ditbinmas dan Bidhumas Polda PBD Turun ke SMA YPK Bethel

Bagikan berita ini

SORONG,HonaiPapua.com, –Ancaman judi online dan penipuan digital yang menyasar generasi muda menjadi perhatian serius Polda Papua Barat Daya. Untuk membentengi para pelajar dari kejahatan di ruang digital, Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) bersama Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Papua Barat Daya memberikan edukasi kepada siswa-siswi SMA YPK Bethel, Kabupaten Sorong, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WIT ini menyasar pelajar kelas X hingga XII. Edukasi tersebut menjadi langkah preventif kepolisian untuk meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap bahaya judi online, modus penipuan digital, serta risiko penyalahgunaan data pribadi.

Kasubbid PID Bidhumas Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny S.A. Hengkelare, menekankan pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan lingkungan pendidikan dalam membangun generasi muda yang cerdas, waspada, serta bertanggung jawab saat menggunakan teknologi digital.

Kegiatan tersebut dipimpin AKP Esterlina F. Adadikam bersama Aipda Ambo Asse dan Briptu Yosua Wanggai. Dalam pelaksanaannya, personel Ditbinmas dan Bidhumas memberikan penerangan mengenai berbagai ancaman kejahatan yang dapat muncul melalui internet dan media sosial.

Para pelajar dibekali pemahaman tentang dampak negatif judi online yang berpotensi merusak masa depan, serta berbagai modus penipuan online yang kerap memanfaatkan kelengahan dan ketidaktahuan pengguna internet.

Siswa-siswi juga diingatkan agar tidak mudah tergiur tawaran keuntungan instan, tidak sembarangan mengeklik tautan mencurigakan, serta tidak memberikan data pribadi kepada orang atau pihak yang belum dikenal dan tidak dapat dipercaya.

Kompol Jenny S.A. Hengkelare menegaskan, kewaspadaan di ruang digital harus dimulai dari diri sendiri. Para pelajar diharapkan tidak hanya mampu melindungi diri dari kejahatan siber, tetapi juga menggunakan internet secara bijak untuk mendukung proses belajar dan pengembangan potensi diri.

“Jangan mudah tergiur keuntungan instan dari judi online dan jangan mudah percaya terhadap pesan atau tawaran yang mencurigakan. Lindungi data pribadi dan manfaatkan teknologi untuk hal-hal positif demi masa depan yang lebih baik,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Selain meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan digital, para pelajar diajak untuk fokus menuntut ilmu, mengisi waktu dengan kegiatan positif, serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana belajar, berkarya, dan meraih prestasi.

Kolaborasi Ditbinmas dan Bidhumas Polda Papua Barat Daya ini diharapkan mampu membangun benteng kesadaran digital di kalangan pelajar. Mereka juga diharapkan menjadi pelopor penyebaran informasi positif dengan mengingatkan keluarga, teman, dan lingkungan sekitar agar tidak terjerat judi online maupun menjadi korban penipuan digital.

Upaya edukasi ini sekaligus menegaskan bahwa pencegahan kejahatan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, termasuk sekolah dan generasi muda.

Polisi Bersama Masyarakat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Ke atas