SORONG,Honaipapua.com, –Dalam upaya memberantas tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat, Polda Papua Barat Daya menggelar press release pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian dengan kekerasan (curas/begal), Senin (25/5/2026).

Dalam konferensi pers yang berlangsung di Aula Mapolda Papua Barat Daya tersebut, aparat kepolisian mengungkap sebanyak 15 kasus dengan total 16 tersangka berhasil diamankan.

Plt Kabid Humas Polda Papua Barat Daya, Jenny S.A. Hengkelare, kepada awak media menjelaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan hasil kolaborasi antara jajaran Polres, Polsek, serta berbagai satuan terkait di wilayah hukum Papua Barat Daya.
“Sinergi antar satuan menjadi faktor penting dalam pengungkapan sejumlah kasus curanmor dan begal yang selama ini meresahkan masyarakat,” ujarnya.
Dalam operasi tersebut, petugas turut mengamankan barang bukti berupa 32 unit kendaraan bermotor serta sejumlah barang elektronik hasil kejahatan. Polisi juga mengungkap bahwa para pelaku menggunakan berbagai modus baru, termasuk teknik mematahkan kunci ganda kendaraan untuk melancarkan aksi pencurian.
Selain itu, kasus jambret yang kerap menyasar perempuan di lokasi sepi juga menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Polda Papua Barat Daya mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat berkendara maupun beraktivitas di tempat minim pengawasan.
Keterlibatan anak di bawah umur dalam beberapa kasus turut menjadi perhatian khusus. Menurut pihak kepolisian, sebagian besar anak yang diamankan baru pertama kali terlibat tindak pidana sehingga akan menjalani proses assessment dan diversi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Untuk menekan angka kriminalitas, patroli gabungan dari berbagai satuan telah ditingkatkan sejak 5 Mei 2026. Aparat juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar tidak meninggalkan barang berharga di tempat yang mudah dijangkau pelaku kejahatan.
Polda Papua Barat Daya juga memperketat pengawasan terhadap penjualan barang hasil curian yang kerap dipasarkan melalui platform media sosial seperti Facebook. Selain penegakan hukum, pendekatan kepada masyarakat di wilayah rawan turut diperkuat guna mencegah munculnya pelaku-pelaku baru.
Melalui langkah penegakan hukum yang tegas dan terukur, Polda Papua Barat Daya berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Papua Barat Daya tetap aman dan kondusif. (***)
