Penuh Kehormatan, AKBP Gleen Rooi Molle Diantar Pemerintah dan Masyarakat Sorong Selatan ke Kota Sorong

Bagikan berita ini

SORONG SELATAN,Honaipapua.com, -Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran perangkat daerah, serta berbagai elemen masyarakat mengantar mantan Kapolres Sorong Selatan, AKBP Gleen Rooi Molle, S.I.K., menuju Kota Sorong pada Selasa (25/8/2026).

Prosesi pengantaran tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan penghormatan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian AKBP Gleen Rooi Molle selama menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Kapolres Sorong Selatan.

Sejumlah unsur pimpinan daerah turut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut, di antaranya Bupati dan Wakil Bupati Sorong Selatan, Sekretaris Daerah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Komandan Kodim Sorong Selatan, serta unsur Forkopimda lainnya.

Turut hadir pula para tokoh masyarakat dari wilayah Tehit, Imeko, dan Wamoka, bersama tokoh perempuan, tokoh agama, tokoh pemuda, serta sejumlah representasi masyarakat Kabupaten Sorong Selatan.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa pelepasan AKBP Gleen Rooi Molle tidak semata-mata diposisikan sebagai agenda seremonial dalam rangka perpindahan tugas. Momentum tersebut juga merepresentasikan penghargaan kolektif terhadap relasi kerja, komunikasi, dan sinergitas yang telah dibangun antara institusi kepolisian, pemerintah daerah, serta masyarakat selama masa kepemimpinannya.

Setelah rangkaian pelepasan, rombongan secara bersama-sama mengiringi perjalanan AKBP Gleen Rooi Molle menggunakan kendaraan roda empat menuju Kota Sorong. Pengantaran dilakukan hingga rombongan tiba di wilayah hukum Polresta Sorong Kota.

Tokoh Masyarakat Tehit menyampaikan bahwa kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan tersebut merupakan wujud penghormatan terhadap AKBP Gleen Rooi Molle yang selama bertugas dinilai telah membangun hubungan komunikasi yang baik dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan di daerah.

Menurutnya, dalam konteks masyarakat yang memiliki keragaman sosial dan struktur adat yang kuat, komunikasi yang terbuka serta pendekatan yang menghormati nilai-nilai lokal merupakan elemen penting dalam membangun kepercayaan antara institusi negara dan masyarakat.

Hubungan yang konstruktif antara aparat keamanan dan masyarakat, lanjutnya, menjadi salah satu modal sosial yang strategis dalam menjaga stabilitas daerah. Oleh karena itu, peran tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, dan generasi muda menjadi penting dalam membangun ruang dialog dan memperkuat kohesi sosial.

“Kami memberikan penghargaan dan apresiasi atas pengabdian Bapak AKBP Gleen Rooi Molle selama menjalankan tugas di Kabupaten Sorong Selatan. Kebersamaan dan komunikasi yang telah dibangun dengan masyarakat menjadi bagian penting yang kami hargai,” ujar Tokoh Masyarakat Tehit.

Ia berharap perpindahan tugas tersebut tidak mengakhiri hubungan silaturahmi yang telah terbangun. Menurutnya, hubungan baik antara mantan Kapolres dan masyarakat Sorong Selatan diharapkan tetap terpelihara sebagai bagian dari ikatan sosial yang telah terbentuk selama masa pengabdian.

Sementara itu, AKBP Gleen Rooi Molle, S.I.K., menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh unsur Forkopimda, Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan, jajaran TNI-Polri, serta para tokoh dan seluruh lapisan masyarakat yang telah memberikan dukungan selama dirinya menjalankan tugas sebagai Kapolres Sorong Selatan.

Ia menilai bahwa pelaksanaan tugas kepolisian tidak dapat dilaksanakan secara optimal tanpa adanya dukungan, koordinasi, dan partisipasi dari seluruh komponen masyarakat. Menurutnya, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat pada hakikatnya merupakan tanggung jawab kolektif yang memerlukan kerja sama lintas sektor.

AKBP Gleen Rooi Molle juga menyampaikan penghargaan kepada para tokoh masyarakat Tehit, Imeko, dan Wamoka, serta tokoh agama, tokoh perempuan, dan tokoh pemuda yang selama ini telah berkontribusi dalam menjaga harmoni sosial di Kabupaten Sorong Selatan.

Secara khusus, ia mengapresiasi peran Forkopimda dalam membangun koordinasi dan sinergitas dalam menghadapi berbagai dinamika sosial serta persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Selain itu, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran personel Polres Sorong Selatan atas loyalitas, dedikasi, dan profesionalisme yang telah diberikan selama masa kepemimpinannya.

Menurutnya, berbagai capaian dalam pelaksanaan tugas kepolisian selama ini merupakan hasil dari kerja kolektif seluruh personel dan dukungan masyarakat, bukan semata-mata keberhasilan individu.

Ia berharap semangat kebersamaan dan koordinasi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan serta dikembangkan oleh seluruh elemen masyarakat bersama jajaran kepolisian di bawah kepemimpinan pejabat Kapolres Sorong Selatan yang baru.

Keberlanjutan sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, lembaga adat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, dan masyarakat dinilai menjadi faktor fundamental dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung proses pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Sorong Selatan.

Prosesi pengantaran AKBP Gleen Rooi Molle menuju Kota Sorong juga menjadi refleksi bahwa hubungan antara aparat negara dan masyarakat tidak hanya dibangun dalam kerangka formal kelembagaan, tetapi juga melalui proses interaksi sosial, komunikasi yang berkelanjutan, serta penghormatan terhadap nilai-nilai sosial dan kultural masyarakat.

Dengan demikian, perpindahan penugasan tidak dimaknai sebagai berakhirnya relasi sosial yang telah dibangun selama bertugas di Kabupaten Sorong Selatan. Sebaliknya, momentum tersebut menjadi penanda keberlanjutan hubungan baik yang diharapkan tetap terpelihara di masa mendatang.

Kehadiran unsur pemerintah daerah, Forkopimda, TNI, tokoh masyarakat Tehit, Imeko, dan Wamoka, serta tokoh agama, perempuan, dan pemuda menunjukkan adanya kesadaran bersama bahwa stabilitas keamanan dan pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi yang inklusif.

Pelepasan tersebut sekaligus menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh peran pemerintah dan aparat keamanan, melainkan juga oleh partisipasi aktif masyarakat serta kuatnya kepercayaan publik terhadap institusi negara.

Dalam perspektif tata kelola pemerintahan, sinergitas antarlembaga dan partisipasi masyarakat merupakan fondasi penting dalam menciptakan stabilitas sosial. Oleh sebab itu, komunikasi yang konstruktif dan kolaborasi yang berkelanjutan perlu terus diperkuat sebagai bagian dari upaya membangun kehidupan masyarakat yang aman, tertib, dan harmonis.

Dengan penuh penghormatan, Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan bersama unsur Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat mengantar AKBP Gleen Rooi Molle, S.I.K., untuk melanjutkan pengabdian dan tanggung jawab pada penugasan berikutnya di Kota Sorong.

Momentum tersebut diharapkan tidak hanya menjadi peristiwa pelepasan seorang pejabat, tetapi juga menjadi warisan sosial yang memperkuat nilai kebersamaan, penghormatan, dan sinergitas antara kepolisian, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam mendukung keamanan dan pembangunan di Kabupaten Sorong Selatan. (pic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Ke atas