TAMBRAUW,Honaipapua.com, –Pascainsiden pembakaran camp pekerja proyek di Distrik Fef, Kabupaten Tambrauw, Kapolres Tambrauw AKBP Eddwar Martua Pandjaitan, S.I.K., M.H., langsung memperketat pengamanan wilayah. Patroli gabungan bersama TNI, Brimob, dan unsur masyarakat ditingkatkan guna mengantisipasi gangguan keamanan sekaligus memastikan situasi tetap terkendali.

Langkah tegas tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), menyusul insiden pembakaran camp yang sempat berdampak pada tujuh pekerja proyek.

Kasubsi Penmas Humas Polres Tambrauw, Ipda La Ode Nursalim, dalam keterangan pers yang diterima media HonaiPapua.com menyampaikan bahwa pada Jumat (6/11/2026), Kapolres bersama personel gabungan kembali turun langsung melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), pengumpulan barang bukti, serta pemantauan situasi keamanan di sekitar camp perusahaan dan Jembatan Imor Lama, Distrik Fef.
Tujuh Pekerja Berhasil Ditemukan
Dalam perkembangan penanganan insiden tersebut, satu pekerja yang sebelumnya dilaporkan hilang, Naharudin (41), akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan telah dievakuasi.
Dengan ditemukannya Naharudin, seluruh tujuh pekerja proyek yang terdampak insiden pembakaran camp tersebut kini telah berhasil ditemukan dan dievakuasi.
Keberhasilan evakuasi seluruh pekerja menjadi perkembangan penting dalam penanganan insiden tersebut. Namun, upaya pengamanan dan penyelidikan tetap menjadi perhatian serius aparat kepolisian.
Patroli Gabungan Diperluas, Intelkam Diperintahkan Deteksi Dini
Untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan susulan, Kapolres Tambrauw telah menginstruksikan sejumlah langkah strategis dengan memperkuat koordinasi bersama pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tokoh adat.
Patroli gabungan yang melibatkan personel Brimob, Kodim 1810/Tambrauw, dan Satgas Pamrahwan 764 juga terus ditingkatkan. Pengamanan dilakukan secara terbuka maupun tertutup, disertai patroli mobile di Distrik Fef, Distrik Bamusbama, dan sejumlah wilayah sekitarnya.
Tidak hanya memperkuat pengamanan di lapangan, Kapolres juga memerintahkan jajaran Intelkam meningkatkan deteksi dini terhadap setiap potensi gangguan Kamtibmas.
Sementara itu, Satbinmas diminta mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat guna mencegah berkembangnya ketegangan sosial. Di sisi lain, Satreskrim terus diarahkan melakukan penyelidikan serta penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas insiden pembakaran tersebut.
Polisi Tegaskan Komitmen Jaga Tambrauw Tetap Kondusif
Melalui langkah pengamanan terpadu tersebut, Polres Tambrauw menegaskan komitmennya untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat, mencegah terjadinya gangguan keamanan, serta memastikan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
Polres Tambrauw juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya karena berpotensi memicu keresahan di tengah masyarakat.
Partisipasi seluruh elemen masyarakat dinilai sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan, terutama pascainsiden yang terjadi di Distrik Fef.
Aparat keamanan bersama pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat diharapkan terus bersinergi agar Kabupaten Tambrauw tetap aman, damai, dan kondusif, sekaligus memastikan proses hukum terhadap insiden pembakaran camp pekerja berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. (***)
