SORONG,HonaiPapua.com, –Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda, Ketua Generasi Muda Moi Provinsi Papua Barat Daya, Paulus Syufan, mengajak seluruh generasi muda memperkuat persatuan, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta mengambil peran aktif dalam pembangunan daerah.
Ajakan tersebut disampaikan dalam pertemuan silaturahmi bersama Paulus Syufan di Cafe Niyatha Society, Jalan Sorong–Klamono, Kelurahan Malawili, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, Selasa (13/10/2026).
Pertemuan itu menjadi momentum untuk mempererat hubungan serta memperkuat sinergi antara generasi muda dan Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di Provinsi Papua Barat Daya.
Paulus menilai, peringatan Hari Sumpah Pemuda bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penting untuk menghidupkan kembali semangat persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa.
Menurutnya, semangat perjuangan para pemuda yang melahirkan Sumpah Pemuda harus menjadi inspirasi bagi generasi saat ini untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan daerah.
Ia juga mendorong pemuda Papua Barat Daya agar tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi tampil sebagai bagian dari solusi melalui kontribusi nyata di bidang pendidikan, ekonomi, sosial, budaya, dan teknologi.
“Generasi muda harus menjadi kekuatan yang mempersatukan, menjaga kedamaian, dan ikut mendorong kemajuan daerah,” demikian inti pesan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.
Paulus turut menyampaikan apresiasi kepada para pemuda yang selama ini berperan menjaga Kamtibmas di Papua Barat Daya serta membangun sinergi dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan.
Ia berharap semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan terus dipertahankan, sehingga perbedaan tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan kekuatan untuk membangun Papua Barat Daya yang aman, damai, dan sejahtera.
Menjelang Hari Sumpah Pemuda, peran generasi muda dinilai semakin penting dalam menjaga stabilitas daerah. Persatuan, kepedulian sosial, dan keterlibatan aktif dalam pembangunan menjadi kunci agar semangat Sumpah Pemuda benar-benar diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. (***)
