Waspada! Akun Palsu Catut Nama Kapolda PBD, Warga Diminta Jangan Terjebak

Bagikan berita ini

SORONG,Honaipapua.com, –Masyarakat Papua Barat Daya diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap beredarnya akun media sosial palsu yang mencatut nama dan foto Kapolda Papua Barat Daya. Akun tersebut diduga sengaja dibuat menyerupai identitas pejabat kepolisian untuk meyakinkan masyarakat.

Peringatan tersebut disampaikan Kasubbid Pid Polda Papua Barat Daya Kompol Jenny S.A. Hengkelare melalui siaran pers yang diterima redaksi Honaipapua, Minggu (5/10/2026).

Polda Papua Barat Daya menegaskan, masyarakat jangan mudah percaya, apalagi menuruti permintaan dari akun yang mengaku sebagai Kapolda Papua Barat Daya maupun pejabat kepolisian lainnya.

Dalam informasi yang disampaikan jajaran Humas Polri, akun Instagram dengan nama Hengky Haryadi (@hengkyharyady996) dipastikan bukan merupakan akun resmi Kapolda Papua Barat Daya.

Masyarakat diminta tidak merespons komunikasi dari akun tersebut, terutama apabila pelaku meminta uang, bantuan, data pribadi, kode tertentu, maupun mengarahkan korban melakukan transaksi dalam bentuk apa pun.

“Waspada akun palsu mengatasnamakan Kapolda Papua Barat Daya,” demikian imbauan yang disampaikan kepada masyarakat.

Polda Papua Barat Daya juga mengingatkan warga agar tidak ikut menyebarluaskan informasi dari akun mencurigakan tersebut sebelum memastikan kebenaran serta sumber resminya.

Nama dan foto pejabat bisa menjadi umpan. Karena itu, masyarakat diminta tidak langsung percaya hanya karena sebuah akun menggunakan foto, nama, maupun jabatan pejabat kepolisian.

Polda Papua Barat Daya menegaskan bahwa Kapolda Papua Barat Daya tidak memiliki akun pribadi di media sosial seperti akun yang beredar tersebut.

Jika menemukan akun mencurigakan atau menerima pesan yang mengatasnamakan pejabat kepolisian, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pihak kepolisian. Layanan Polisi 110 juga dapat digunakan masyarakat untuk meminta bantuan atau melaporkan dugaan penipuan yang mengatasnamakan pejabat kepolisian.

Untuk mendapatkan informasi yang benar, masyarakat diimbau mengikuti kanal resmi Humas Polda Papua Barat Daya dan kanal resmi jajaran Polda Papua Barat Daya.

Polisi kembali mengingatkan masyarakat agar selalu melakukan verifikasi sebelum membalas pesan, memberikan data pribadi, mempercayai informasi, terlebih melakukan transfer atau transaksi berdasarkan komunikasi melalui media sosial.

Jangan sampai nama dan foto pejabat kepolisian dijadikan senjata oleh oknum untuk menipu masyarakat. Waspada, cek, dan verifikasi sebelum bertindak. (pic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Ke atas