Biak Numfor,Honaipapua.com, –Gelaran Snapmor yang berlangsung di Kampung Mnurwar, Distrik Oridek, Kabupaten Biak Numfor, Sabtu (4/7/2026), berhasil menarik perhatian ratusan pengunjung, mulai dari masyarakat lokal hingga wisatawan mancanegara. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Biak Munara Wampasi (FBMW) 2026 itu menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi wisata bahari dan budaya Biak kepada dunia.

Kepala Distrik Oridek, William Mambrasar, mengatakan tingginya antusiasme pengunjung membuktikan bahwa Kampung Mnurwar memiliki daya tarik wisata yang besar dan layak dikembangkan secara berkelanjutan.
“Tempat ini Tuhan berikan untuk kita kelola bersama, bukan untuk dimonopoli. Harus terbuka dan memberi manfaat bagi semua masyarakat,” ujar William di sela-sela kegiatan.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Snapmor menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak mampu menghadirkan destinasi wisata yang nyaman sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi warga setempat.
Salah seorang pengunjung turut mengapresiasi penataan kawasan wisata di Kampung Mnurwar yang dinilai bersih, ramah, dan terjangkau. Ia mengaku terkesan dengan fasilitas umum yang telah disediakan secara gratis untuk para wisatawan.
“Tempatnya luas dari ujung ke ujung. Fasilitas seperti kamar mandi sudah disiapkan dan semuanya gratis. Kepala kampung juga sangat siap menyambut tamu. Ini menunjukkan masyarakat di sini memiliki semangat yang luar biasa untuk membangun pariwisata,” ungkapnya.
Ia menambahkan, setiap kampung wisata memiliki karakteristik tersendiri. Namun, Kampung Mnurwar dinilai memiliki keunggulan karena akses yang mudah, biaya masuk yang terjangkau, serta area wisata yang luas dan nyaman untuk dinikmati pengunjung.
Sementara itu, Pemerintah Distrik Oridek berharap pengembangan kawasan wisata Mnurwar dapat terus berlanjut sehingga dalam beberapa tahun ke depan mampu menjadi salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Biak Numfor.
William mengungkapkan masyarakat kampung telah bekerja keras selama kurang lebih delapan tahun membangun kawasan tersebut. Melalui promosi yang terus dilakukan, termasuk lewat Festival Biak Munara Wampasi 2026, ia optimistis Mnurwar akan semakin dikenal wisatawan dari berbagai daerah bahkan luar negeri.
“Bapak-bapak di kampung sudah bekerja selama delapan tahun. Dengan adanya kegiatan seperti ini, saya yakin satu atau dua tahun ke depan tempat ini akan berubah semakin baik. Kita bisa mengundang lebih banyak teman-teman dari luar untuk datang melihat langsung keindahan Mnurwar,” katanya.
Ia menegaskan, promosi yang konsisten harus dibarengi dengan pengelolaan yang berkelanjutan agar sektor pariwisata tidak hanya ramai saat festival berlangsung, tetapi mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan Snapmor FBMW 2026 di Kampung Mnurwar ditutup dengan ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kelestarian alam, mempertahankan kearifan lokal, serta memperkuat semangat gotong royong dalam mengembangkan sektor pariwisata.
“Tuhan sudah menyiapkan tempat ini dengan keindahan yang luar biasa. Tugas kita adalah bekerja bersama untuk menjaga dan mengelolanya dengan bijaksana demi generasi yang akan datang,” ujar salah seorang tokoh masyarakat. (Claus)
