Sorong,Honaipapua.com, -Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Wilayah Papua dan Maluku mengundang Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Papua Barat Daya beserta rekan-rekan jurnalis media massa dan elektronik untuk menghadiri kegiatan Forum Silaturahmi bertajuk Penguatan Strategi Kerja dan Budaya Organisasi di Industri Hulu Migas.

Undangan tersebut disampaikan melalui surat resmi bernomor SRT-0036/SKKIH7000/2026/S0 tertanggal 4 Maret 2026 yang dikeluarkan oleh Kantor Perwakilan SKK Migas Wilayah Papua dan Maluku di Kota Sorong, Papua Barat Daya.
Kegiatan yang dilakukan di Gedung Oxygen, Klaligi, Distrik Sorong Manoi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara SKK Migas, Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), pemerintah daerah, serta insan pers dalam mendukung ketahanan energi nasional melalui investasi industri hulu migas di wilayah Papua dan Maluku.
Forum silaturahmi tersebut juga akan dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah tingkat provinsi Papua Barat daya yang dihadiri oleh Sekda, kabupaten, hingga kota, unsur Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta Ketua PWI dan Ketua IJTI bersama para wartawan di wilayah Papua Barat Daya dan para tokoh masyarakat, Tokoh Agama.
Agenda utama kegiatan meliputi forum silaturahmi yang membahas penguatan strategi kerja dan budaya organisasi dalam industri hulu migas, serta buka puasa bersama sebagai momentum mempererat hubungan dan komunikasi antara para pemangku kepentingan untuk dapat menghadiri kegiatan silaturahmi tersebut sesuai dengan waktu yang telah ditentukan yakni pukul 17:00.Wit sampai selesai pada pukul 20:00.Wit dilanjutkan dengan acara hiburan door prize.
Kepala Perwakilan SKK Migas Papua dan Maluku, Mardianto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama yang selama ini terjalin antara PWI dan rekan-rekan jurnalis dengan SKK Migas.
Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun komunikasi yang lebih kuat serta pemahaman bersama mengenai peran strategis industri hulu migas dalam mendukung pembangunan dan ketahanan energi nasional, khususnya di kawasan timur Indonesia. (pic)
