BP Indonesia Tegaskan Komitmen Operasi Aman dan Berkelanjutan di Fakfak

Bagikan berita ini

Jakarta,Honaipapua.com, -bp Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjalankan operasi yang aman, transparan, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat di wilayah kerjanya, termasuk di Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat.

Dalam keterangannya, bp Indonesia menyampaikan bahwa aktivitas kapal seismik di wilayah Arguni, Fakfak, dilakukan sesuai peraturan dan tata kelola hulu migas yang berlaku di Indonesia. Perusahaan memastikan seluruh kegiatan dilaksanakan dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan perlindungan lingkungan yang ketat.

Sejak beroperasi lebih dari 60 tahun di Indonesia, bp Indonesia berkomitmen membangun komunikasi terbuka dengan pemerintah daerah, masyarakat sekitar wilayah kerja, serta pemangku kepentingan lainnya. Perusahaan percaya keberhasilan kegiatan energi harus berjalan seiring dengan kontribusi nyata bagi masyarakat setempat.

Melalui kerja sama dengan masyarakat di sejumlah distrik di Fakfak dan Sorong Selatan, termasuk di wilayah Arguni, berbagai program sosial telah dilaksanakan. Sosialisasi dan dialog bersama dilakukan secara rutin guna memastikan informasi tersampaikan dengan baik sekaligus menjaga keselamatan aktivitas laut masyarakat.

Selain itu, melalui dukungan dari proyek LNG Tangguh, bp Indonesia menjalankan berbagai program pengembangan masyarakat sejak 2006. Program tersebut mencakup:
Beasiswa bagi lebih dari 1.400 pelajar Papua dari tingkat SMA hingga perguruan tinggi. Renovasi rumah pintar dan fasilitas laboratorium di SMU Negeri 1 Kokas.

Program peningkatan ekonomi berbasis kampung seperti pertanian dan perikanan. Pendampingan tenaga pengusaha lokal, termasuk pelaku usaha di Arguni dan Kokas.

Pelatihan kewirausahaan, manajemen usaha, serta strategi pemasaran bagi pelaku UMKM dan nelayan.

Di sektor pendidikan, perusahaan juga menggelar English Bootcamp bagi guru dan siswa untuk meningkatkan kapasitas Bahasa Inggris serta keterampilan komunikasi.

Sementara di bidang infrastruktur, bp Indonesia mengembangkan pembangkit listrik alternatif berbasis tenaga surya di sejumlah kampung di Arguni dengan kapasitas hingga 150 kWh per hari untuk mendukung fasilitas umum seperti rumah ibadah, sekolah, dan puskesmas. Selain itu, perbaikan infrastruktur seperti jalan dan jetty masyarakat turut dilakukan secara bertahap.

Perusahaan menegaskan bahwa keberadaan investasi energi di wilayah Fakfak dan sekitar Teluk Bintuni merupakan bagian dari upaya mendukung pemerintah dalam memperkuat kedaulatan energi nasional.

“Dalam pelaksanaannya, kami berkomitmen untuk terus menjalankan operasi secara aman dan transparan, serta membuka ruang komunikasi dan diskusi dengan seluruh pemangku kepentingan,” demikian pernyataan manajemen bp Indonesia. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Ke atas