Sorong,HonaiPapua.com, –Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 serta menyongsong Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polda Papua Barat Daya menggelar Turnamen Futsal bersama masyarakat Kokoda di Lapangan Futsal Kompleks Kokoda Km 8, Kota Sorong, Kamis sore (9/7).

Diraharapkan Kegiatan ini menjadi agenda tahunan tersebut bertujuan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat sekaligus menjadi wadah pembinaan bagi generasi muda Kokoda melalui olahraga.

Pembukaan turnamen dihadiri Direktur Intelkam Polda Papua Barat Daya Kombes Pol. Angling Guntoro, S.I.K., Kepala Suku Besar Imeko Papua Barat Daya sekaligus Anggota DPR Papua Barat Daya Fraksi Otsus George Dedaida, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Sorong Ramses Malibela, unsur TNI, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta para peserta turnamen.

Dalam sambutannya, Direktur Intelkam Polda Papua Barat Daya Kombes Pol. Angling Guntoro menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak sehingga turnamen dapat kembali terlaksana untuk kedua kalinya.
Ia menilai antusiasme masyarakat pada tahun ini jauh lebih tinggi dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
“Tahun 2026 ini merupakan tahun kedua turnamen futsal ini dilaksanakan. Saya melihat semangat masyarakat luar biasa, lapangan juga jauh lebih baik dibanding tahun lalu. Dukungan dari tokoh masyarakat dan pemerintah daerah juga sangat besar. Kami berharap adik-adik terus memanfaatkan lapangan ini untuk berlatih dan meningkatkan kemampuan,” ujarnya.
Ia berharap turnamen tersebut dapat menjadi agenda rutin setiap tahun sebagai bagian dari pembinaan olahraga dan penguatan hubungan antara Polri dan masyarakat.
Menurutnya, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif menjadi modal utama bagi masyarakat untuk beraktivitas, belajar, bekerja, maupun berolahraga.
“Kalau situasi kamtibmas aman, kita bisa berolahraga dengan baik, belajar dengan nyaman, dan bekerja dengan tenang. Mari kita bersama-sama menjaga keamanan di Sorong Raya agar masyarakat dapat melakukan berbagai kegiatan positif,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Pemuda Kokoda Hanok Tabakore menyampaikan terima kasih kepada Polda Papua Barat Daya atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Kokoda melalui penyelenggaraan turnamen tersebut.
Ia mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas serta menjaga keamanan selama pertandingan berlangsung.
Menurut Hanok, Turnamen Futsal Kokoda 2026 diikuti oleh 40 tim senior dari berbagai wilayah Sorong Raya serta 13 tim junior yang berasal dari sejumlah daerah di Papua Barat Daya.
Mewakili Wali Kota Sorong, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Sorong Ramses Malibela menyampaikan permohonan maaf karena Wali Kota berhalangan hadir.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Sorong menyerahkan bantuan beberapa bola futsal standar kepada panitia pelaksana.
Ramses juga berharap ke depan turnamen dapat diselenggarakan di Gedung GOR agar pembinaan atlet muda semakin maksimal dan bakat para pemuda Kokoda dapat berkembang hingga ke tingkat yang lebih tinggi.
Di kesempatan yang sama, Kepala Suku Besar Imeko Papua Barat Daya sekaligus Anggota DPR Papua Barat Daya George Dedaida mengumumkan akan menyumbangkan piala bergilir sebagai motivasi bagi panitia dan seluruh peserta agar turnamen terus berlanjut setiap tahun.
Ia mengajak generasi muda Kokoda memanfaatkan perhatian yang diberikan pemerintah dan kepolisian di bidang olahraga untuk mengembangkan bakat serta meraih prestasi.
“Jangan sia-siakan kesempatan ini. Dari lapangan futsal ini bukan tidak mungkin akan lahir atlet-atlet yang mampu tampil di level yang lebih tinggi,” pesannya.
Suasana pembukaan turnamen semakin meriah ketika George Dedaida memberikan tantangan berupa kuis kepada para peserta. Tiga pemain yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp500 ribu, yang disambut antusias dan gelak tawa masyarakat yang hadir.
Turnamen Futsal Kokoda 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan, membangun semangat kebersamaan, serta memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh adat, dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Papua Barat Daya. (pic)
