Perbatasan Sorong Selatan, Minta Penindakan Kayu Ilegal Diperketat

Bagikan berita ini

Teminabuan,Honaipapua.com, –Pengacara Ferry Onim, S.H menyoroti pelaksanaan pemeriksaan kendaraan di Pos Perbatasan Kabupaten Sorong Selatan yang dinilainya belum berjalan secara profesional dan adil. Hal tersebut disampaikannya setelah dirinya mengalami pemeriksaan saat melintas di pos perbatasan, Jumat siang.

Menurut Ferry Onim, anggota yang berjaga di pos perbatasan diduga melakukan pemeriksaan menggunakan pakaian preman tanpa menunjukkan surat tugas maupun dokumen resmi pemeriksaan, termasuk Surat Izin Pemeriksaan (Suprin) terkait operasi narkoba kepada pengendara yang melintas dari arah Sorong menuju Teminabuan.

Ia meminta Kapolres Sorong Selatan agar menertibkan personel yang bertugas di lapangan dengan menggunakan atribut dan seragam dinas lengkap, sehingga masyarakat dapat mengetahui bahwa pemeriksaan dilakukan secara resmi sesuai prosedur hukum.

“Anggota yang bertugas seharusnya menggunakan pakaian dinas lengkap dan menunjukkan surat pemeriksaan agar masyarakat merasa aman dan jelas bahwa itu memang operasi resmi,” ujar Ferry Onim.

Selain itu, Ferry juga menyinggung dugaan lemahnya pengawasan terhadap aktivitas pengangkutan kayu ilegal yang disebut bebas melintas di pos perbatasan.

Ia mengaku melihat dua truk bermuatan kayu ekspor melintas tanpa pemeriksaan berarti saat dirinya diperiksa di pos tersebut.
Menurutnya, aparat jangan hanya fokus memeriksa kendaraan masyarakat yang datang dari Sorong, tetapi juga harus melakukan pengawasan ketat terhadap kendaraan pengangkut kayu yang diduga ilegal dari wilayah Sorong Selatan menuju Kota Sorong.

“Kalau masyarakat diperiksa, maka kendaraan pengangkut kayu juga harus diperiksa seluruh perizinannya. Jangan sampai penegakan hukum terkesan tebang pilih,” tegasnya.

Ferry Onim juga mempertanyakan pola pemeriksaan yang menurutnya terlihat tidak adil di mata masyarakat. Ia menilai aparat harus menjalankan tugas secara profesional dan proporsional terhadap seluruh aktivitas yang berpotensi melanggar hukum.

“Sebagai anak Sorong Selatan, saya meminta Kapolres membina anggota agar menjalankan tugas dengan baik dan adil. Pemeriksaan harus dilakukan terhadap semua pihak, baik kendaraan penumpang maupun kendaraan pengangkut kayu ilegal, sehingga masyarakat melihat hukum benar-benar ditegakkan secara adil,” ungkap Ferry.

Ia berharap evaluasi terhadap sistem penjagaan dan pemeriksaan di Pos Perbatasan Sorong Selatan dapat segera dilakukan demi meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Ke atas