Sorong,Honaipapua.com, -PT Pertamina EP Papua Field, bagian dari Zona 14 Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina, resmi meluncurkan program Papua Field Academy (PFA) pada Rabu (4/2/2026) di kantor perusahaan di Kota Sorong, Papua Barat Daya.

Program ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam menyiapkan talenta unggul, khususnya Putra-Putri Orang Asli Papua (OAP), agar siap bersaing dan berperan aktif di industri hulu migas nasional.

Program Papua Field Academy berlangsung pada periode Februari hingga September 2026 dengan peserta yang berasal dari pelajar SMA/SMK dan mahasiswa Papua berprestasi, kategori umum, Tenaga Kerja Jasa Penunjang (TKJP), serta pekerja internal perusahaan guna meningkatkan kompetensi dan kesiapan kerja.

Melalui PFA, Pertamina EP Papua Field memperkuat pengembangan sumber daya manusia lokal melalui pengenalan industri hulu migas, sesi motivasi dan berbagi pengalaman, hingga pelatihan dan sertifikasi kompetensi. Pada tahap akhir, peserta mahasiswa dan kategori umum yang lolos seleksi akan memperoleh kesempatan magang di lingkungan kerja perusahaan untuk mendapatkan pengalaman industri secara langsung.
Peluncuran program ini diikuti siswa-siswi berprestasi dari delapan SMA/SMK di wilayah Sorong Raya serta dihadiri perwakilan SKK Migas Wilayah Papua & Maluku dan perwakilan Dinas Pendidikan Kota Sorong.
Kegiatan diawali pembekalan dari Manager Papua Field, Ardi, dengan materi bertema “Cara Sukses di Sekolah, Sukses Organisasi dan Sukses Raih Cita”. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya disiplin, karakter, serta kesiapan mental dan akademik sebagai fondasi meraih masa depan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan pembukaan resmi oleh General Manager Zona 14, Dadang Soewargono, yang menegaskan komitmen perusahaan terhadap pengembangan SDM lokal Papua.
“Kami tidak ingin generasi muda Papua hanya menjadi penonton di rumah sendiri. Kami ingin kalian tumbuh dan menjadi pemimpin energi masa depan Indonesia,” ujar Dadang.
Ia menambahkan, Papua Field Academy merupakan bagian dari strategi perusahaan mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta daya saing sumber daya manusia di Tanah Papua.
Sementara itu, Manager Papua Field, Ardi, menegaskan program ini merupakan respons nyata perusahaan dalam pemberdayaan talenta muda Papua secara berkelanjutan.
Menurutnya, inisiatif tersebut selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pendidikan berkualitas dan penciptaan pekerjaan layak. Program ini juga mendukung semangat Otonomi Khusus Papua dalam meningkatkan kualitas SDM lokal melalui penguasaan keterampilan industri.
Program ini turut mendapat apresiasi dari perwakilan SKK Migas wilayah Papua dan Maluku, Wienarno, yang menilai keberlanjutan industri migas di Papua sangat bergantung pada kesiapan SDM lokal.
Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan program ini untuk meningkatkan kompetensi profesional sehingga ke depan talenta lokal mampu menjadi pelaku utama dalam menjaga ketahanan energi di Tanah Papua.
Kegiatan peluncuran Papua Field Academy ditutup dengan prosesi penyematan pin dan pemasangan kartu identitas peserta sebagai simbol kepercayaan, tanggung jawab, serta kebanggaan menjadi bagian dari calon pejuang energi masa depan. (***)
